Self reflection 2 tahun belakangan ini, saya dapat pelajaran banyaak sekali bersama malik. Saya sadar bahwa MPASI yang sesungguhnya itu, "its not only feeding & meals prep" tapi attachment & stimulasi salah satunya sangat besar impact nya terhadap tumbuh kembang si buah hati.
Ketika kita mempersiapkan kebutuhan MPASI si kecil sebaik mungkin itu sangat bagus, tapi jangan lupa mempersiapkan mental ketika suatu saat nanti sikecil sedang bosan makan, sedang butuh suasana baru saat makan atau ingin lebih nyaman didekat bunda saat badan nya sedang kurang fit. Terkadang saat anak GTM atau menolak makan, emosi kita langsung sumbu pendek atau mood kita langsung berubah seketika karna stress memikirkan sikecil menolak makan.
Tetap semangat ya bund..tentu bunda selalu berusaha memberikan semua yang terbaik bagi anak. Tapi mereka juga manusia biasa, yang kadang bosan makanan dengan menu yang sama setiap hari nya, atau selalu duduk di highchair tanpa ganti suasana. Bahkan sesekali minta dimengerti bahwa gigi nya akan tumbuh sehingga selalu ingin bersama kita. Menurut dokter anak & ahli gizi yang saya dapatkan dari seminar MPASI, anak zaman sekarang suka makanan yang enak bunda, silahkan diberi bumbu aromatik rempah, garam sesuai kebutuhan, sehingga menghasilkan rasa MPASI yamg enak bagi si kecil.
Karena jika ingin hasil yang maksimal, memang harus ada effort yang lebih buund. Mpasi homemade yang enak memang butuh effort lebih . Tapi insyallah hasilnya juga maksimal & si buah hati lahap dan sehat. Ditambah lagi attachment yang bunda berikan, buatlah suasana yang menyenangkan.
Buatlah moment "makan" adalah waktu yang mereka tunggu tunggu. Karna fitrah anak adalah bermain.
Kalau masih menolak, dirayu dan dibujuk bukan dipaksa... Buat jadwal menu supaya memudahkan bunda berbelanja dan lebih siap setiap hari nya .
Berikan apresiasi ketika mereka makan dengan lahap & mampu menghabiskan nya. Berikan sounding, manfaat bagi mereka perlu nya makan makanan yg bergizi pelan pelan . Mereka mengerti bund, mereka akan rekam dan di ingat selalu.
Menurut WHO, di tumbuh kembang anak usia 2th sebaiknya sudah bisa makan sendiri. Sejujurnya saat awal2 mpasi saya baca jurnal ini, saya sempat berfikir apakah anak sy bisa? Tapi sy santai saja tidak menuntut. Hanya berusaha memberikan stimulasi, selebihnya sy mengikuti alur perkembangan & fitrah belajarnya sendiri.
Lalu Saya ingat beberapa bulan lalu sy memberikan mainan memindahkan biji bijian dari satu mangkuk ke mangkuk yang lain dengan sendok. Dengan tujuan belajar konsentrasi shg fokus, belajar keseimbangan tangan juga dan alhamdulillah bonus ternyata ini bisa diterapkan saat makan. Dia excited untuk bisa makan sendiri dengan sendok nya.
Jadi...semua memang butuh proses belajar. Jika belum bisa, besok dicoba lagi, terus dicoba. Jika belum mau makan ini, ganti menu terus dicoba di observasi apakah kurang sehat, atau menu nya suka yang seperti ini/itu. Tidak masalah jika anak tidak mau duduk di highchair, bisa dipangku / duduk bersandar yang terpenting lehernya sudah tegak. Sehingga anak tidak mudah tersedak.
Bund...the key of mpasi adalah happiness.
Transfer kebahagiaan bunda saat mempersiapkan mpasi, buatlah suasana yang happy sehingga tidak ada trauma saat moment mpasi. Berikan lah menu menu baru, tidak harus mahal bunda bisa memanfaatkan bahan makanan yang ada dirumah.. be creative๐๐๐, buatlah mpasi yang enak & sehat♡ & nikmati masa MPASI buatlah moment ini moment yang seru dan bisa diingat si kecil sepanjang waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar